Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Wahbah Az-Zuhaili (2): Penggagas Tafsir Al-Munir

wahbah
Sumber: dakwatuna.com

Di tulisan sebelumnya, kita telah memaparkan biografi mufasir ternama ini. Selanjutnya, kali ini kita akan mencoba menelisik beberapa karya Wahbah Az-Zuhaili hingga magnum opus yang dimilikinya. Magnum opus yang dimaksud ialah karya fenomenalnya yaitu Tafsir Al-Munir.

Intelektualitas Wahbah Az-Zuhaili membuatnya memiliki perhatian besar terhadap berbagai disiplin keilmuan, semua itu terlihat pada produktifitasnya dalam menghasilkan suatu karya. Meskipun karya di bidang tafsir dan fikih yang mendominasi, akan tetapi dalam penyampaiannya sangat lugas dan sesuai dengan paradigma masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan. Dan adapun karya-karyanya di antaranya ialah sebagai berikut:

  • Atsār al-Harb fi al-Fiqh al-Islāmi-Dirāsah Muqāranah, Dār al-Fikr, Damaskus, 1963
  • Al-Wasīt fi Ushūl al-Fiqh, Universitas Damaskus, 1966
  • Al-Fiqh al-Islāmi fi Uslub al-Jadīd, Maktabah al-Hadits, Damaskus, 1967
  • Nazāriat al-Darūrāt al-Syar’iyyah, Maktabah al-Farabi, Damaskus, 1969
  • Nazāriat al-Damān, Dār al-Fikr, Damaskus, 1970
  • Al-Usūl al-‘Ᾱmmah li Wahdah al-Dīn al-Haq, Maktabah al- Abassiyah, Damaskus, 1972
  • Al-Alaqāt al-Dawliah fī al-Islām, Muassasah al-Risālah, Beirut, 1981
  • Al-Fiqh al-Islām wa Adillatuhu, Dār al-Fikr, Damaskus, 1984
  • Ushūl al-Fiqh al-Islāmi, Dār al-Fikr, Damaskus, 1986
  • Juhūd Taqnin al-Fiqh al-Islāmi, Muassasah al- Risālah, Beirut, 1987
  • Fiqh al-Mawāris fi al-Shari’ah al-Islāmiah, Dār al-Fikr, Damaskus, 1987
  • Al-Wasāyā wa al-Waqaf fi al-Fiqh al-Islāmi, Dār al-Fikr, Damaskus, 1987
  • Al-Islām Din al-Jihād lā al-Udwān, Persatuan Dakwah Islam Antar Bangsa, Tripoli, Libya, 1990
  • Al-Tafsīr al-Munīr fi al-Aqīdah wa al-Syarī’ah wa al-Manhaj, Dār al-Fikr, Damaskus, 1991
  • Al-Qisah al-Qur’āniyyah Hidāyah wa Bayān, Dār Khair, Damaskus, 1992
  • Al-Qur’ān al-Karīm al-Bunyātuh al-Tasri’iyyah aw Khasāisuh al-Hasāriyah, Dār al-Fikr, Damaskus, 1993
  • Al-Ruẖsah al-Syarī’ah-Aẖkāmuhu wa Dawabituhu, Dār al-Khair, Damaskus, 1994
  • Khasāis al-Kubra li Hūquq al-Insān fī al-Islām, Dār al-Maktabi, Damaskus, 1995
  • Al-Ulūm al-Syari’ah Bayān al-Wahdah wa al-Istiqlāl, Dār al-Maktabi, Damaskus, 1996
  • Al-Asas wa al-Masādir al-Ijtihād al-Musytarikah Bayān al-Sunah wa al-Syīah, Dār al-Maktabi, Damaskus, 1996.
  • Al-Islām wa Tahadiyyah al-‘Asr, Dār al-Maktabi, Damaskus,1996
  • Muwajāhah al-Ghazu al-Taqāfi al-Sahyuni wa al-Ajnābi, Dār al- Maktabi, Damaskus,1996
  • Al-Taqlid fi al-Madhahib al-Islāmiah inda al-Sunah wa al-Syiah, Dār al-Maktabi, Damaskus, 1996
  • Al-Ijtihād al-Fiqhi al-Hadīts, Dār al-Maktabi, Damaskus, 1997
  • Al-Urūf wa al-Adah, Dār al-Maktabi, Damaskus, 1997
  • Bay al-Asam, Dār al-Maktabi, Damaskus, 1997
  • Al-Sunnah al-Nabawiyyah, Dār al-Maktabi, Damaskus, 1997
  • Idārah al-Waqaf al-Kahiri, Dār al-Maktabi, Damaskus, 1998
  • Al-Mujādid Jamaluddin al-Afghani, Dār al-Maktabi, Damaskus, 1998
  • Taghyir al-Ijtihād, Dār al-Maktabi, Damaskus, 2000
  • Tatbiq al-Syari’ah al-Islāmiah, Dār al-Maktabi, Damaskus, 2000
  • Al-Zirā’i fi al-Siyāsah al-Syar’iyyah wa al-Fiqh al-Islāmi, Dār al- Maktabi, Damaskus, 1999
  • Tajdīd al-Fiqh al-Islāmi, Dār al-Fikr, Damaskus,2000
  • Al-Taqāfah wa al-Fikr, Dār al-Maktabi, Damaskus, 2000
  • Manhāj al-Da’wah fi al-Sirāh a-Nabawiyah, Dār al-Maktabi, Damaskus, 2000
  • Al-Qayyim al-Insāniah fi al-Qur’ān al-Karim, Dār al-Maktabi, Damaskus, 2000
  • Haq al-Hurriah fi al-‘Alām, Dār al-Fiqr, Damaskus, 2000
  • Al-Insān fi al-Qur’ān, Dār al-Maktabi, Damaskus, 2001
  • Al-Islām wa Usūl al-Hadārah al-Insāniah, Dār al-Maktabi, Damaskus, 2001
  • Usūl al-Fiqh al-Hanāfi, Dār al-Maktabi, Damaskus, 2001
Baca Juga  Konsep Demokrasi di Mata Mufasir Nusantara

Dari beberapa karyanya di atas, khususnya dalam bidang tafsir, maka kita dapat menemukan satu karyanya yang fenomenal yakni Tafsir Al-Munir.

Tafsir Al-Munir

Karya ini merupakan magnum opus atau karya besar yang digagas oleh Wahbah Az-Zuhaili di bidang ilmu tafsir. Karya ini ia hadirkan setelah menulis karyanya yang lain di bidang ilmu fikih, yakni kitab Ushūl Fiqh al-Islāmi dan Al-Fiqh al-Islāmī wa

Adillatuhu.Tafsir Al-Munir dicetak sebanyak 16 jilid dan diterbitkan di Lebanon oleh percetakan Dar al-Fikr.

Tafsir Al-Munir tergolong pada tafsir bil Matsur karena penjelasan ayat-ayat yang berdasarkan pada ayat Al-Qur’an lainnya, riwayat hadis-hadis sahih, mengungkap terkait munasabah ayat dan menghindari kisah israiliyyat. Ditelisik pada segi metodenya, Tafsir Al-Munir menggunakan metode analitik atau kajian komprehensif (tahlili). Ini dapat terilustrasikan jelas pada sistematika yang mengikuti susunan mushaf dan dikupas secara mendalam serta menyeluruh dengan melibatkan dominasi perkakas ilmu tafsir.

Pendekatan yang digunakan di dalam Tafsir Al-Munir antara lain ialah linguistik, hukum, dan sosiologis. Linguistik, yakni menguraikan aspek gramatikal dan balaghah. Hukum, yakni menggunakan analisis hukum dalam arti luas (bukan fikih semata) sebagai domain utama pendekatannya. Sosiologis, yakni selalu mendekatkan pemahaman ayat kepada realitas kehidupan sosial.

Lalu, jika dilihat dari analisis dan metodenya, maka Tafsir Al-Munir merupakan kitab tafsir yang memiliki corak adabi ijtima’i (kesusastaraan dan sosial kemasyarakatan) dan fikih. Tafsir Al-Munir mempunyai keunggulan dalam pembahasannya yang relevan dengan situasi dan kondisi yang ada atau sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Editor: An-Najmi Fikri R

Muhamad Yoga Firdaus
Mahasiswa Ilmu Al-Quran dan Tafsir UIN Sunan Gunung Djati Bandung