Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Seiring berkembangnya arus pemikiran intelektual muslim, perkembangan tafsir kontemporer tidak dapat begitu saja dilepaskan dengan perkembangannya dewasa ini. Minimal gagasan-gagasan yang awal mula berkembang pada dewasa ini sudah bermula pada zaman Muhammad Abduh dan muridnya Rasyid Ridha. Mereka begitu kritis memandang produk-produk penafsiran al-Qur’an yang ada. Paradigma tafsir kontemporer dinilai oleh banyak kalangan akan memberikan “angin segar” bagi perkembangan tafsir. ...

Salah satu persoalan yang menjadi perdebatan serius di dalam hermeneutika adalah apakah seorang penafsir atau pembaca dapat menemukan makna obyektif sebuah teks atau tidak. Menanggapi hal itu, para tokoh hermeneutika terbagi menjadi dua mazhab. Mazhab yang satu menganggap bahwa seorang penafsir atau pembaca bisa mendapatkan makna asli sebuah teks. Mazhab ini diwakili oleh Schleimacher dan Dilthey. Schleirmacher dengan romantisme-nya dan ...

Seiring berjalannya waktu produk tafsir mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hingga akhirnya kian banyak sebagian kelompok dengan mudahnya mengklaim bahwa produk tafsir yang muncul di era kekinian merupakan sebuah produk yang tidak memenuhi standarisasi ilmiah. Berangkat dari hal ini, kemudian muncul sebuah pertanyaan apakah produk tafsir di era kekinian banyak yang melenceng, misalnya seperti produk tafsir yang dianalisis atau dihasilkan ...

Hermeneutika barang kali adalah hal yang samar terdengar di telinga kita, terutama di kalangan masyarakat awam. Namun di kalangan mahasiswa tafsir atau penggiat kajian Islam kontemporer, istilah ini sudah cukup akrab. Hermeneutika bahkan telah menjadi bagian dari kurikulum pembelajaran di jurusan ilmu al-Quran dan tafsir pada kampus-kampus Islam, khususnya di UIN Jakarta, UIN Yogyarakarta dan UIN Bandung. Apa itu Hermeneutika? ...

Dalam studi al-Qur’an kontemporer, Hermeneutika yang oleh Adnin Armas dikatakan merupakan perkembangan dari biblical critism, kini diupayakan oleh sebagian cendekiawann Islam untuk digunakan dalam memahami al-Qur’an. Asumsinya, ilmu tafsir klasik sudah tidak bisa lagi membawa fungsi al-Qur’an sebagai petunjuk universal bagi segala ruang dan waktu. Buktinya, dengan Hermeneutika, studi bibel jauh lebih maju dibanding studi al-Qur’an. oleh karenanya menerapkan hermeneutika ...