Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Al-Qur’an dan Tafsir adalah dua hal yang sering didengar dan disandingkan. Dari sini muncul istilah tafsir Al-Qur’an. Namun, sudahkah kita mengerti makna tafsir, Al-Qur’an dan gabungan keduanya; tafsir Al-Qur’an? Mengingat, definisi adalah hal yang penting sebelum membahas suatu kajian ilmu lebih jauh lagi. Berikut akan diuraikan secara singkat makna dari Tafsir, Al-Qur’an dan Tafsir Al-Qur’an. Dengan harapan, agar jelas makna ...

Pada abad ke-20an lahir sebuah karya tafsir dari tangan seorang ilmuwan kelahiran Syiria, yakni Syekh Ali ash-Shabuni. Nama lengkapnya adalah Muhammad Ali Ibn Ali Ibn Jamil ash-Shabuni. Ia lahir di kota Helb, Syiria pada tahun 1928 M/ 1347 H. Ia merupakan seorang ulama dan ahli tafsir yang terkenal dengan keluasan dan kedalaman ilmu serta sifat wara‐nya. Ia merupakan ulama yang ...

Hari raya identik dengan hari kemenangan dan kebahagiaan. Setiap umat akan merayakannya dengan berkumpul, beribadah dan bersyukur. Satu dari sekian bentuk syukur itu adalah dengan mengumandangkan takbir. Yaitu dengan mengagungkan Allah sebagai Sang Pemberi segala nikmat. Takbir secara bahasa artinya membesarkan atau mengagungkan. Maka, ucapan “Allahu Akbar” bermakna Allah Maha Besar. Namun, pertanyaannya Allah lebih besar dari apa? Imam Ja’far ...

Memahami Al-Qur’an sebagai kitab petunjuk yang sempurna bagi manusia secara keseluruhan, berkonsekuensi pada keharusan adanya keluasan dimensi Al-Qur’an. Mengapa demikian? Karena, sebuah petunjuk dikatakan sempurna jika mampu dipahami oleh setiap subjek yang diberi petunjuk. Selain itu, petunjuk itu harus menyasar seluruh instrumen yang dimiliki subjek. Tema ini menjadi menarik untuk dikaji lebih lanjut, karena akan membuktikan kedudukan Al-Qur’an sebagai petunjuk ...

Paradigma pemikiran filsafat sering berubah seiring determinan dengan perkembangan zaman dan tempat. Aristoteles dan Plato telah berhasil menancapkan filsafat dalam bentuk peripatetik. Kemudian perkembangan filsafat itu diakomodir oleh Ibnu Sina yang mengembangkan pemikirannya berbentuk Masyaiyah (Peripatetisme), yang mengambil alih filsafat Aristoteles. Kemudian, inspirasi dari corak pemikiran Ibnu Sina memberikan pemikiran baru bagi Suhrawardi al-Maqtul. Maka, lahirlah filsafat Isyraqiyah (iluminasionisme). Perkembangan ...

Kemudian kita teruskan lanjutan ayat. Setelah itu Allah pun melanjutkan apa yang telah Dia tentukan, yaitu menciptakan Khalifah itu; itulah Adam. “Dan telah diajarkanNya kepada Adam nama-namanya semuanya.” pangkal ayat 31. Artinya diberilah oleh Allah kepada Adam itu semua ilmu: “Kemudian Dia kemukakan semuanya kepada Malaikat, lalu Dia berfirman: Beritakanlah kepadaKu nama-nama itu semua, jika adalah kamu makhluk-makhluk yang benar.” ...

Sekarang kita uraikan terlebih dahulu tentang, apa atau siapakah Malaikat itu? Malaikat untuk banyak dan Malak untuk satu. Tuhan menyebut di dalam al-Quran tentang adanya makhluk Allah bernama Malaikat. Disebutkan pekerjaan atau tugas mereka; ada yang mencatat amalan makhluk setiap hari, dan mencatat segala ucapan, ada yang membawa wahyu kepada Rasul-rasul dan Nabi-nabi, ada yang menjadi duta-duta (safarah) yang memelihara ...

Dialah yang telah menjadikan untuk kamu apa yang di bumi ini sekaliannya.” pangkal ayat 29 Alangkah besar dan agung Qudrat al-Khaliq itu, dan alangkah besar Rahman dan Rahim yang terkandung di dalamnya. Semuanya ini bukan untuk orang lain, tetapi untuk kamu, untuk kamu saja, hai manusia! Sehingga air yang mengalir, lautan yang terbentang, kayu yang tumbuh di hutan, batu di ...

“Bukan jalan mereka yang dimurkai atasnya.” (Ayat 7) Siapakah yang dimurkai Tuhan? Ialah orang yang telah diberi kepadanya petunjuk, telah diutus kepadanya rasul-rasul, telah diturunkan kepadanya kitab-kitab wahyu, namun dia masih saja memperturutkan hawa nafsunya. Telah ditegur berkali-kali, namun teguran itu, tidak juga diperdulikannya. Dia merasa lebih pintar dari pada Allah, rasul-rasul dicemuhkannya, petunjuk Tuhan diletakkannya ke samping, perdayaan syaitan ...

Dalam memahami Islam, kata kunci yang tak bisa diabaikan adalah kemanusiaan. Islam hadir memberi perlindungan atas dasar sisi manusianya. Misalnya, konsep zakat yang diterapkan Islam hakikatnya sebagai sindiran kepada kehidupan orang yang mampu, agar memberi nafas pada orang yang lemah meskipun sekali dalam setahun. Begitupun sedekah agar ada tali kasih yang tersambung kapanpun dan di manapun untuk berbagi. Konsep berpikir itulah, ...