Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Tafsir Q.S Al-Kahfi Ayat 13-14: Pemuda yang Dirindukan Surga

Sumber: remajaperubahan.com

Surga adalah tempat yang menyenangkan dan membahagiakan, yang sudah menjadi tujuang banyak manusia yang meyakininya agar mereka  bisa hidup didalamnya. Masing masing manusai yang meyakini adanya syurga berlomba-lomba, berjuang keras untuk bisa masuk ke dalam surga tersebut dengan cara yang mereka yakini. Kita pun sebagai ummat Islam memiliki jalan dan syarat yang harus kita penuhi, agar allah menjadikan kita sebagai hamba yang Allah limpahkan rahmat kepada kita dan dihadiahkan surga untuk mereka yang allah rahmati.

Kenikmatan Surga

Surga menjadi tempat yang sangat diidam kan oleh orang yang meyakininya, karena kenikmatan surga yang Allah tawarkan kepada kita yang mengimaninya adalah syurga yang sangat penuh dengan kebahagiaan dan kesenangan. Sangat banyak hadist maupun dalil al quran yang menceritakan tentang kondisi surga yang penuh dengan kenikmatan. Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah bersabda tentang keadaan surga :

Sesungguhnya di surga ada tenda dari mutiara berlubang, lebarnya enam puluh mil. Setiap sudutnya ada keluarga, mereka tidak melihat yang lain, orang mukmin mengelilingi mereka.”

Allah yang maha adil dan bijaksana, tidak hanya menceritakan tentang nikmat surga saja. Namun Allah juga memberitahukan kepada kita bagaimana cara untuk mendapatkannya. Siapapun bisa mendapatkannya, tidak dibatasi dengan umur, pangkat, dan juga harta. Seluruh manusia bisa mendapatkannya selagi dia beriman dan beramal shalih kepada Allah SWT.

Pemuda Ahli Surga

Namun untuk pemuda saat ini, mereka begitu lalai terhadap perintah tuhan, mengabaikan larangannya, hidup dengan kebebasan tanpa batas dan sangat jauh dari kata takwa kepada Allah SWT. Dan masi sangat jarang dari kalangan pemuda saat ini yang memiliki ciri ciri sebagai pemuda yang dirindukan oleh surga. Baiklah, berikut saya akan mencoba menjelaskan sedikit tentang ciri ciri pemuda yang dirindukan surga menurut QS al-Kahfi ayat 13-14 :

Baca Juga  Kecanggihan Kapal Nabi Nuh dalam Al-Qur’an

Kami ceritakan kepadamu (Muhammad) kisah mereka dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka. Dan Kami teguhkan hati mereka ketika mereka berdiri lalu mereka berkata, “Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami tidak menyeru tuhan selain Dia. Sungguh, kalau kami berbuat demikian, tentu kami telah mengucapkan perkataan yang sangat jauh dari kebenaran.”

***

Dalam tafsir Kemenag arab Saudi menjelakan “Kami akan menceritakan kepadamu (wahai rasul), berita tentang mereka dengan benar. Sesungguhnya para penghuni gua itu adalah para pemuda yang beriman kepada tuhan mereka dan menyambut seruanNya dan Kami menambahkan mereka petunjuk dan keteguhan di atas kebenaran.” (Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia)

  • Beriman kepada tuhan (allah).

Beriman kepada allah menjadi alasan utama bagi kita sebagai ummat islam untuk mendapatkan apa yang allah janjikan kepada kita dan iman kepada allah juga menjadi ciri ciri pertama bagi pemuda yang dirindukan syurga.

  • Allah tambahkan petunjuk untuk mereka.

Sangat jelas bagi kita bahwa al quran adalah petunjuk bagi kita semua ummat islam, hanya saja mau atau tidaknya kita menjadikan al quran terebut sebagai petunjuk dalam mencari solusi dari setiap masalah kehidupan yang kita hadapi.

***

  • Keteguhan hati.

Keteguhan hati adalah ciri ciri yang terakhir yang disebutkan diayat tersebut. Teguhnya hati dari godaan yang berasal dari dalam diri maupun godaan yang berasal dari luar diri kita. Sama seperti kisah pemuda ahsabulkah kahfi  yang hidup dimasa penguasa yang kejam dan zhalim, yang memaksa orang untuk keluar dari ajarannya Allah SWT. Namun pemuda ahsabul kahfi tersebut masi teguh pada ajaran yang Allah turunkan, sekalipun nyawa mereka menjadi taruhannya.

Baca Juga  Uwais al-Karni, Pemuda Langit yang Pernah Dianggap Gila

Semoga tulisan di atas menjadi motivasi bagi mereka yang sedang tidak semangat dan mampu memberikan tujuan bagi mereka yang hidup tanpa tujuan.

Wallahua’lamu bisshawab…

Editor: An-Najmi