Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Piet Hizbullah Sebut IMM Ushuluddin Kembali Hidupkan Tradisi Islam Mazhab Ciputat

Piet
Dok. Pribadi

Jum’at (9/4) Pimpinan Komasariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Ushuluddin, Cabang Ciputat menggelar acara launching buku “Menjadi Muslim Kritis” dan sharing bersama penulis. Acara ini dilaksanakan menggunakan Zoom dan disiarkan langsung melalui Youtube PSIPP ITB Ahmad Dahlan.

Turut hadir sebagai pembicara dalam acara ini Piet Hizbullah Khaidir, Ketua Umum DPP IMM periode 2001-2003 dan Sekretaris STIQSI; Seefuddin Zuhri, Pendiri MADANI Connection dan Wakil Dekan III FIA Universitas Krisnadwipayana; David Krisna Alka, Pemred Geo Times dan Deklarator JIB.

Buku ini, jelas Bukhari selaku Ketua Bidang RPK IMM Ushuluddin, merupakan kumpulan refleksi-refleksi keislaman kader IMM Ushuluddin. Hadirnya buku ini adalah upaya untuk menghadirkan Islam berkemajuan dan menggempur narasi-narasi Islam konservatif yang beredar di media sosial.

Pada acara launching buku tersebut, IMM Ushuluddin mendapat apresiasi dari Piet Hizbullah Khaidir. Menurutnya, hadir dan terbitnya buku ini menunjukkan bahwa semangat menulis kader IMM Ushuluddin masih terus hidup.

“Ini menegaskan tentang semangat menulis yang dimiliki oleh kader-kader hebat kita di Ushuluddin dan insya Allah di IMM secara umum.”, tuturnya.

Ia berharap semoga buku ini tidak menjadi karya akhir. Melainkan menjadi karya awal yang harus dilanjutkan oleh kepengurusan-kepengurusan IMM Ushuluddin selanjutnya. Melihat buku yang diterbitkan oleh kader-kader IMM Ushuluddin ini, Sekretaris STIQSI itu terkenang akan buku “Islam Mazhab Ciputat” yang ditulis pemikir-pemikir besar Islam Indonesia jebolan Ciputat.

“Mereka menulis seperti antum dan antunna menulis di buku “Menjadi Muslim Kritis” ini. Mereka berusaha berefleksi tentang keberislaman secara reflektif. Tentang bagaimana memandang Islam dan bagaimana Islam mazhab Ciputat itu dihadirkan sebagai wacana baru yang waktu itu sangat luar biasa.”, jelasnya.

Terakhir, Piet Hizbullah menyatakan rasa bangga dan senangnya terhadap kader-kader IMM Ushuluddin yang sejauh ini masih terus berkontribusi secara ide melalui tulisan.

Baca Juga  Ciri Khas Penafsiran Gus Baha’

“Itu saya kira luar biasa. Dan saya sangat bangga dan saya sangat senang sekali melihat anak-anak muda yang betul-betul kontributif secara ide dan pemikiran di pentas dunia kepenulisan.”, tutupnya. (Ruby) 

Tanwir.id
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.