Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Keistimewaan Seorang Perempuan di Mata Islam

perempuan
Sumber: freepik.com

Manusia adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT. Dalam hal ini, perempuan mempunyai kedudukan yang sangata mulia dalam Islam. Perempuan muslimah haruslah menjaga harkat dan martabat mereka sebagai perempuan muslimah salihah.

Pada zaman jahiliyah perempuan dipandang rendah, budak nafsu, bahkan tidak berarti sama sekali. Dahulu kelakuan para kafir Quraisy terhadap perempuan sangatlah keji karena tidak mengizinkan perempuan untuk hidup. Oleh sebab itu, pada zaman jahiliyah, setiap orang tua yang melahirkan anak perempuan akan membunuh anaknya hidup-hidup. Hal ini terdapat dalam Alquran surat An-Nahl ayat 58-59:

Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)?. Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.”

Perempuan dalam Islam merupakan makhluk ciptaan Allah yang memiliki banyak keistimewaan. Sebagai seorang anak perempuan yang akan tumbuh dewasa menjadi seorang istri dan seorang ibu, seorang perempuan sangat dimuliakan dalam peran kehidupan. Al-Qur’an menjelaskan bahwa kedudukan perempuan dalam Islam sama dengan laki-laki. Perempuan diciptakan sebagai pasangan untuk laki-laki, bukan untuk sebagai budak atau harta yang bisa diperjual-belikan.

Hal ini sudah terbukti dalam banyaknya hadist bahkan ayat di dalam al-Qur’an yang menjelaskan tentang istimewanya seorang perempuan. Maka Untuk itu, mari simak keistimewaan- keistimewaan perempuan yang sudah dijelaskan dalam al-Qur’an dan hadist sebagai berikut :

Keistimewaan Perempuan dalam Al-Qur’an dan Hadits

Perempuan memiliki keistimewaan tersendiri di mata Islam. Keistimewaan-keistimewaan tersebut yaitu sebagai berikut:

  1. Perempuan yang salihah adalah perhiasan dunia
Baca Juga  Al-Ghazali Tidak Pernah Menyembalih Ayam Bertelur Emas

Islam menempatkan wanita sebagai makhluk paling mulia yang harus dijaga. Allah SWT menciptakan perempuan beserta keindahannya dari ujung kepala hingga kaki. Keindahan itu bukan hanya dinilai dari fisik saja, melainkan juga hati dan pikirannya. Layaknya perhiasan, yang harus dijaga dan dirawat dengan baik.

Sebuah hadist menyebutkan, “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah isteri yang shalihah.” (HR. Muslim dari Abdullah bin Amr).

Di dalam hal ini juga mengartikan bahwa perempuan memiliki kodrat yang harus selalu dilindungi. Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 34:

Allah menjadikan bagi kamu istri-istri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?.”

2. Dapat masuk surga dari pintu manapun

Bukti kasih sayang yang tidak terhingga dari Allah SWT kepada kaum perempuan yang dapat masuk surga dari pintu mana pun. Akan Tetapi, Rasulullah SAW juga telah menjelaskan bahwa wanita tersebut harus melaksanakan empat hal, yakni menunaikan ibadah sholat 5 waktu, berpuasa di bulan Ramadan, jauhi zina, dan berbakti kepada suami.

Sebuah hadist menyebutkan:

“Jika seorang perempuan menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: “Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau.” (HR. Ahmad)

3. Perempuan salihah lebih baik dari bidadari di surga

Para bidadari surga akan kalah dari keistimewaan yang dimiliki oleh perempuan salihah yang ada di dunia. Segala bentuk amal yang dikerjakan oleh wanita di dunia, inilah yang membuat perempuan lebih mulia dari para bidadari surga.

Baca Juga  Keistimewaan Perempuan Berjilbab di Mata Allah

Ibnu Mubarok menyampaikan sebuah riwayat dari Hibban bin Abi Jabalah yang mengatakan:

“Sesungguhnya wanita dunia yang masuk surga lebih unggul dibandingkan perempuan surga, disebabkan amal yang mereka kerjakan sewaktu di dunia.”

Selain itu, Rasulullah SAW bersabda:

“Perempuan berjenis manusia asal dunia lebih utama daripada para bidadari surga 70.000 kali lipat.

4. Perempuan diberi pengecualian dalam beribadah

Sebagai perempuan, tentunya akan mengalami haid dan nifas, hal ini lah yang menjadi pengecualian dari Allah SWT untuk tidak melaksanakan sholat atau puasa. Rasulullah SAW telah bersabda:

“Siapa saja perempuan yang mengalami haid maka sakitnya haid yang mereka alami akan menjadi Kafaroh (tebusan) bagi dosa –dosanya yang terdahulu.”

Surga di Bawah Telapak Kaki Seorang Ibu.

Ketika seorang perempuan sudah menjadi seorang ibu maka derajatnya akan lebih tinggi dari seorang ayah untuk anaknya. Bahkan surga anak-anaknya ada di bawah telapak kaki ibunya. Dalam satu riwayat dijelaskan tentang seseorang yang bertanya kepada Rasulullah SAW, siapakah yang harus dicintainya lebih dulu, maka Rasulullah SAW menjawab ibumu, pertanyaan tersebut diulang sampai tiga kali dengan jawaban yang sama, dan setelah ditanya keempat kalinya baru kemudian Rasul menjawab ayahmu

Kita semua tentu sudah mengetahui, bahwa dalam Islam dijelaskan bahwah kalaw surga itu berada di telapak kaki seorang ibu. Hal ini juga menjelaskan tentang pentingnya berbakti dan menghormati seorang ibu. Dari Musa bin Muhammad bin ‘Atha’, Abu Al-Malih, Maimunah, dari Ibnu ‘Abbas r.a., ia berkata Rasulullah SAW bersabda:

“Surga itu di bawah telapak kaki-kaki para ibu, siapa yang mereka kehendaki, maka mereka akan memasukkannya, dan siapa yang mereka kehendaki, maka mereka akan mengeluarkannya.”

Baca Juga  Sisi Menarik dari Hamka Mengenai Perempuan

Editor: An-Najmi Fikri R