Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Gangguan Tidur Dapat Mengakibatkan Penyakit Serius

Gangguan Tidur
Sumber: Freepik.com

Tidur merupakan salah satu kebutuhan manusia. Manusia perlu beristirahat dari penatnya aktifitas dalam sehari-hari. Keuntungan penting dari tidur mencakup pengembalian terhadap kondisi tubuh, pertumbuhan, maupun ingatan. Kita membutuhkan setidaknya 7 jam untuk tidur pada malam hari agar kita dapat berfungsi dengan baik.

Tidur merupakan suatu kebutuhan dasar bagi kehidupan, dibutuhkan bagi setiap orang yang hidup di dunia. Tidur merupakan cara untuk memperbaiki tubuh dan mempertahankan energi dan kesehatan. Tetapi masih ada orang yang tidak menganggap pentingnya tidur demi hal yang harus diselesaikan.

Ketika seseorang tidak cukup tidur, tubuh bisa tidak berfungsi dengan baik secara fisik dan mental. Kurang tidur juga dapat mempengaruhi pengambilan keputusan, terutama yang berhubungan dengan rencana tidak terduga. Masalah tidur yang umum adalah insomnia dan dapat mengakibatkan kepikunan. Gangguan sulit tidur ini makin banyak diderita di kalangan usia muda.

Sekitar 25% orang dewasa mengalami insomnia dalam hal-hal tertentu di dalam hidupnya. 10% mempunyai masalah yang dapat mengganggu waktu tidur nya. Orang dewasa muda 18-29 tahun mengkeluhkan kesulitan untuk bangun pagi. Lalu empat persen dewasa muda mengkeluhkan kantuk pada saat bekerja karena gangguan tidur yang dideritanya pada malam hari. Tentu saja gangguan tidur mengakibatkan dampak negatif bagi tubuh seseorang, mengakibatkan penyakit bermunculan pada tubuh terutama kepikunan.

Penyakit yang Bisa Timbul Karena Gangguan Tidur

Suatu ketika ada seorang teman bertanya kepada kami tentang “bagaimana cara anda dapat tidur cepat?” kami pun bingung karena tidak tau menahu kenapa kami bisa tidur cepat. Mungkin pertanyaan yang disampaikan itu kegelisahan yang dia rasakan tidak bisa tidur nyenyak di malam hari.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pola tidur yang buruk atau gangguan tidur dapat mempercepat penyakit Alzhaimer atau pikun pada seseorang. Hal ini disebabkan karena keberadaan plak dan protein amyloid plaque, penyebab utama Alzhaimer, menempel pada otak manusia yang mengalami gangguan tidur atau memiliki pola tidur yang buruk.

Baca Juga  Menakar Sifat Sabar Kita dalam Melihat Ujian dan Cobaan

Penelitian ini mencoba menganalisa siklus tidur pada 189 orang dewasa berusia rata-rata 66 tahun. Mereka yang memiliki pola tidur yang baik tidak memiliki tanda-tanda penumpukan protein amyloid. Sebaliknya, mereka yang memiliki masalah terhadap pola tidurnya mengalami penumpukan amyloid meski faktor usia mengambil peran lebih dalam kasus ini. Selain melakukan penelitian terhadap manusia dewasa, hal itu juga terjadi terhadap ritme tidur tikus. Hasilnya serupa, bahwa tikus dengan pola tidur yang buruk mengalami penumpukan protein amyloid di otaknya.

Saat aktifitas tidur, otak akan membersihkan beberapa protein penyebab Alzhaimer secara teratur. Karenanya, jika seseorang mengalami gangguan tidur, maka orang tersebut akan berpotensi mengalami Alzhaimer karena protein amyloid terbentuk dan tertumpuk. Akhirnya muncul pertanyaan, bagaimana cara yang bis akita lakukan agar bisa memiliki pola tidur yang tepat agar dapat menjaga kesehatannya di masa mendatang.

Jawabannya begadang tidak ada artinya, begadang boleh saja kalau ada perlunya. Maka sebisa mungkin harus menjaga waktu sesuai dengan kegunannya. Sesekali tidur terlambat mungkin masih bisa dimaafkan kalau memang ada perlunya. Tetapi hal yang demikian janganlah dibiasakan.

Jagalah Pola Tidur!

Tidur pada malam hari sangatlah penting bagi tubuh kita. Kita bisa mengambalikan energi yang terkuras akibat aktifitas-aktifitas yang terjadi pada pagi dan siang hari. Kekurangan tidur dapat mengakibatkan tubuh tidak berfungsi dengan baik, bahkan tubuh kita bisa stress. Insomnia dan Alzhaimer termasuk penyakit yang diderita oleh seseorang yang mengalami gangguan tidur.

Orang terjaga pada malam hari terkadang bingung dengan apa yang dideritanya. Menjaga pola tidur adalah hal yang wajib kita lakukan agar terhindar dari penyakit gangguan tidur. Seperti kita mendisiplinkan waktu, menjaga pola makan, dan membuat kenyamanan tersendiri atas ruang tidur kita.

Baca Juga  Mudah Menulis dengan Metode OREO

Editor: Ananul