Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Gadget, Bagaikan Madu dan Racun dalam Kehidupan

gadget
Sumber: freepik.com

Kemajuan zaman yang sudah sangat maju di samping perkembangan teknologi yang juga semakin canggih, memunculkan dampak baru bagi peradaban manusia . Bahkan sudah sangat jarang kita menemukan seseorang tanpa gadget. Tak heran, hal ini dikarenakan banyaknya manfaat dari penggunaan gadget tersebut, walaupun tak sedikit juga dampak negatif dari penggunaannya yang berlebihan. Namun hal ini kembali kepada pemakai itu sendiri.

Manfaat dan Dampak Negatif Gadget

Adapun manfaat dari gadget ini antara lain: mempermudah komunikasi, meningkatkan kreativitas, menambah wawasan, dan sebagainya. Dengan adanya berbagai macam aplikasi, segala sesuatu yang kita butuhkan bisa dengan mudah kita capai. Contoh, dengan adanya aplikasi Grab atau Maxim  kita dengan mudah mendapatkan kendaraan. Hanya dengan memesan lewat aplikasi yang ada di gadget kita. Hal ini membuktikan bahwa gadget sangat dibutuhkan di kehidupan sehari-hari.

Namun tak hanya manfaatnya yang banyak, dampak negatif dari gadget ini juga sangat fatal jika tidak digunakan dengan maksimal. Bisa kita lihat sendiri, dengan penggunaan yang tidak tepat bisa menimbulkan rasa malas terhadap tubuh kita. Waktu yang kita punya lebih banyak dipakai untuk bermain game, mulai dari yang bermanfaat sampai dengan yang tidak berfaedah. Bahkan bisa menimbulkan banyak dosa, fitnah, ghibah, bullying dan sebagainya.

Bukan hanya di kehidupan sehari-hari, dalam dunia pendidikan juga mempunyai dampak negatif, selain mempermudah komunikasi, dan menambah wawasan. Gadget bisa menimbulkan rasa malas untuk belajar, kita sering  berfikir dengan adanya gadget maka membaca buku sudah dianggap tidak perlu “Toh semuanya ada di gadget kok, tinggal buka google semuanya ada..”. Nah ini yang menjadi masalah, padahal membaca sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman dan literasi kita.

Baca Juga  Memahami Syiah Lewat Teori Mnemonik

Bijak Menggunakan Gadget

Padahal sudah sangat jelas dalam Al Qur’an surah al-Alaq ayat pertama yakni seruan untuk membaca (iqra’) yang artinya “ bacalah”. Tapi di zaman sekarang sudah sangat jarang hal ini dilakukan. Kebanyakan dari kita langsung jiplak/ copas di internet, bahkan terkadang apa yang kita salin diri internet tersebut belum kita pahami, apa yang ada dalam tulisan tersebut.Hal ini tentu akan berdampak fatal terhadap generasi selanjutnya, karena hal ini akan menimbulkan sifat ketergantungan terhadap gadget dan mengabaikan buku sebagai sumber ilmu.

Bahkan sebagai seorang muslim kita diajarkan untuk lebih baik memanfaatkan waktu agar kita tidak merugi didalam kehidupan.“ Demi Masa, Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan menasehati untuk kesabaran”. Q.S ‘Asr: 103 (1-3). Dalam surah tersebut dikatakan bahwa pada hakikatnya manusia dalam keadaan merugi, kecuali orang-orang beriman yang melakukan kebajikan (hal yang bermanfaat) dan saling menasehati dalam kesabaran dan kebenaran.

Dengan menggunakan gadget yang berlebihan, banyak waktu yang kita punya terbuang sia-sia. Banyak ibadah yang terlewatkan, banyak kesalan yang kita lakukan, hanya karena penggunaannya yang tidak tepat. Sebenarnya alat ini sangat banyak manfaatnya bila ditangan yang tepat, akan tetapi seperti yang kita ketahui banyak sekali yang belum cukup umur untuk menggunakannya.

Bahkan yang lebih ekstrim lagi anak bayi yang baru duduk saja sudah dikasih gadget, belum lagi anak-anak SD, SMP yang masih belum bisa memanfaatkan benda ini dengan tepat. Hal ini sangat memerlukan perhatian dari lingkungan keluarga dan sekitarnya agar bisa mengontrol pemakaian android pada anak-anak. Bukan hanya pada anak saja yang perlu diperhatikan akan tetapi kita orang-orang dewasa juga harus bisa memanajemen diri dan waktu yang kita punya dengan sebaik mungkin dengan cara meminimalisir penggunaannya.

Baca Juga  Tafsir Tematik (2): Jauhilah Prasangka!

Bagi orang-orang yang pandai dalam memanfaatkan gadget dan waktunya, ini bisa jadi ladang pahala untuknya. Misalnya pendakwah, konten kreator dan sebagainya. Dengan adanya gadget ini mereka dengan mudah menebar kebaikan dan ilmu yang mereka punya dengan sangat mudah dan memiliki jangkauan yang sangat luas dari berbagai kalangan masyarakat.

Gadget bagaikan madu dan racun di kehidupan kita, akan bermanfaat jika digunakan dengan baik dan akan membahayakan bila disalahgunakan.

Editor: An-Najmi Fikri R

Derma Doreza
Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu