Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Bagi pengkaji al-Qur’an, tentu tidak asing terkait istilah semantik.  Kajian ini banyak dikaji kalangan cendekiawan, salahsatunya Toshihiko Izutsu. Izutsu memulai analisa data yang bersumber dari kitab suci, al-Qur’an. Titik keistimewaan pendekatannya terletak munculnya pendekatan baru, yakni pengungkapan khazanah Arab klasik bahkan mulai masa pra-Islam atau yang disebut dengan pra-Qur’anik hingga pasca-Qur’anik. Semantik Ala Izutsu Izutsu berusaha menelisik bagaimana kata yang ...

Seiring berkembangnya arus pemikiran intelektual muslim, perkembangan tafsir kontemporer tidak dapat begitu saja dilepaskan dengan perkembangannya dewasa ini. Minimal gagasan-gagasan yang awal mula berkembang pada dewasa ini sudah bermula pada zaman Muhammad Abduh dan muridnya Rasyid Ridha. Mereka begitu kritis memandang produk-produk penafsiran al-Qur’an yang ada. Paradigma tafsir kontemporer dinilai oleh banyak kalangan akan memberikan “angin segar” bagi perkembangan tafsir. ...

Bagi kalangan muslim, baik bagi kalangan awam ataupun cendekiawan, istilah wahyu tetunya tidak asing. Dalam memaknai, memberikan pengertian, dan memberikan hakikat makna kata Wahyuu, maka perlu menoleh kajian menurut pandanagn semantik. Salah satunya dalam hal strukturnya. Perlu diketahui bahwa  istilah wahyu telah digunakan pra-Islam, bukan hanya masa Islam. Makna Wahyu Pra-Islam  Pada masa pra-Islam, istilah wahyu difahami sebagai komunikasi. Menurut ...

Makna merupakan tujuan utama yang ingin disampaikan penulis dalam teks yang ditulisnya. Namun demikian tidak jarang adanya perbedaan pandangan di antara pembaca saat membaca teks tersebut. Hal tersebut juga ditemui dalam memahami teks suci umat Islam, yaitu al-Quran. Terdapat beberapa ilmu yang dapat digunakan untuk meminimalisir kesalahan dalam mencari makna yang terdapat dalam al-Quran, di antaranya adalah nahwu, shorof, maanil ...

Mukjizat terbesar di seluruh zaman adalah al-Quran. Mukjizat ini diberikan kepada Nabi Muhammad SAW. Karena pada zaman tersebut, rata-rata umatnya ahli syair dan bahasa. Kemudian terlalu mengagungkannya dan menyekutukan Allah SWT, Tuhan seluruh alam. Maka Allah SWT menurunkan al-Quran untuk mematahkan argumen-argumen mereka yang sangat menyimpang dari kebenaran. Banyak unsur yang dikandung dalam al-Quran. Salah satunya yakni kedahsyatan nilai sastrawi. ...

Salah satu persoalan yang menjadi perdebatan serius di dalam hermeneutika adalah apakah seorang penafsir atau pembaca dapat menemukan makna obyektif sebuah teks atau tidak. Menanggapi hal itu, para tokoh hermeneutika terbagi menjadi dua mazhab. Mazhab yang satu menganggap bahwa seorang penafsir atau pembaca bisa mendapatkan makna asli sebuah teks. Mazhab ini diwakili oleh Schleimacher dan Dilthey. Schleirmacher dengan romantisme-nya dan ...

Al-Qur’an memperkenalkan dirinya sebagai “hudan” (petunjuk) dan sebagai kitab yang diturunkan untuk menuntun manusia dari kegelapan menuju terang benderang (QS 14:1). Kehadiran Al-Qur’an di tengah-tengah umat Islam ditambah rasa ingin tahu mereka tentang isi Al-Qur’an dan berbagai mukjizatnya, telah melahirkan sekian banyak disiplin ilmu keislaman dan berbagai metode penelitian. Ini dimulai dengan disusunnya kaidah-kaidah ilmu nahwu oleh Abu al-Aswad ad-Dauli ...

Laa raiba, tidak ada sedikitpun keraguan akan kemukjizatan al-Quran yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. Laa raiba bahwa al-Quran merupakan petunjuk bagi umat manusia wabilkhusus bagi umat Islam. Al-Quran bukan kitab bahasa, tapi mampu mengilhami ahli bahasa merumuskan teori bahasa. Ia bukan kitab sains, tapi penemuan saintis banyak terisnpirasi dari al-Quran. Al-Quran bukan kitab sosial, tapi teori sosial yang ditawarkannya ...

Contoh Tafsiran Infiltratif Pertama, tafsiran yang diajukan oleh kelompok Muktazilah yang bersifat distorsif ialah firman Allah “إلى ربها ناظرة”. Mereka mendistorsi kata nâdzirah yang bermakna “melihat” menjadi kata “muntadzir” yang berarti menunggu. Hal tersebut berangkat dari ideologi mereka yang meyakini bahwa Allah itu tidak dapat dilihat.  Kedua, infiltrasi dari kelompok penganut Tashawwuf Falsafi, yaitu mereka menginterpretasikan kata “بقرة” dalam firman Allah “إن الله ...

Berbagai corak kehidupan dalam manusia—utamanya bagi seorang muslim—, tidak akan terlepas dari hasil interpretasi al-Quran. Namun, karena tafsiran al-Qur’an merupakan hasil karya manusia berdasarkan kemampuan dan tendensinya terhadap sesuatu, maka adanya peringkat-peringkat hasil karya penafsiran ini tidak akan dapat dihindari. Masing-masing menarik sebuah ayat dari al-Qur’an dan kemudian menuangkan hasil tafsirannya. Walaupun hasil tafsirannya berbeda-beda, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa ...