Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Al-qur’an adalah kitab terakhir yang diturunkan oleh Allah melalui perantara Malaikat Jibril, diutusnya untuk memberikan Wahyu kepada Nabi Muhammad sebagai pedoman hidup. Petunjuk yang dibawanya dapat menjadi sumber seluruh isi yang terdapat dalam alam ini, baik bagi manusia, hewan, maupun tumbuhan. Al-qur’an secara tegas mengemukakan bahwa penciptaan yang ada di muka bumi ini berasal dari sosok manusia. Manusialah awal diciptakan ...

Al-Qur’an sebagai kitab suci menyajikan ayat-ayat yang memuat petunjuk bagi seluruh umat manusia. Selain itu di dalamnya juga menjelaskan tentang kepercayaan (akidah), hukum, pesan-pesan moral, rahasia-rahasia alam semesta dan juga membuktikan kebenaran Nabi Muhammad Saw. Nah, seiring dengan perkembangan zaman telah banyak yang mengkaji dan meneliti proses pertumbuhan dan berkembangannya manusia sejak dalam rahim Ibu. Namun apakah semuanya sejalan dengan ...

Kosmologi dibahas pertama kalinya sebagai cabang metafisika dengan konteks pembahasan asal dan susunan alam raya, penciptaan, kekekalan, vitalisme, mekanisme, kodrat hukum, ruang, waktu, dan kausalitas. Kosmologi merupakan upaya memahami semesta raya. Hal ini didasari oleh kepercayaan manusia bahwa gerakan-gerakan planet yang “tampak kacau”, seharusnya ada sebuah pola yang sesuai dengan hukum mengatur mekanisme gerakan tersebut sehingga pandangan kosmologis tertentu telah ...

Fenomena gerhana merupakan suatu fenomena alam yang seringkali kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Matahari dan bulan merupakan suatu benda langit yang setiap saat dipandang oleh manusia di seluruh penjuru dunia yang ada di bumi. Peredaran yang terjadi silih berganti dengan sangat teratur merupakan ketetapan dari sang pencipta alam, Yaitu Allah SWT. Adapun peristiwa yang terjadi diakibatkan oleh dinamisnya pergerakan kedua ...

Seiring berkembang pesatnya ilmu pengetahuan, sangat penting bagi seorang muslim untuk mengkaji Islam, khususnya Al-Qur’an dengan pendekatan sains. Salah satu mukjizat agung, yang mana sains perlu waktu yang panjang untuk mengobjektifikasi keilmiahannya, adalah peristiwa terbelahnya laut oleh Nabi Musa. Di dalam Al-Qur’an, Allah menerangkan hal ini sebanyak 3 kali, yakni dalam QS. Al-Baqarah: 50. Thaha: 22, dan al-Syu’ara: 63. Konteks ...

Tuhan tidak akan kekurangan kosakata untuk mengkonstruksikan kalam dalam Al-Qur’an. Nilai estetika yang terdaat dalam aspek kebahasaan Al-Qur’an, tidak bisa ditandingi oleh siapapun. Bahkan, pada masa turunnya Al-Qur’an, beberapa tokoh penyair kala itu ingin mengungguli kesempurnaan bahasa Al-Qur’an, salah satunya Abu Lahab. Sehingga Allah abadikan namanya di dalam Al-Qur’an. Pengabadian nama tersebut bukan untuk memberikan kehormatan kepada Abu Lahab, melainkan ...

Sekitar 72 persen permukaan bumi tertutup air, di mana lautan menampung sekitar 96, 5 persen dari seluruh air di bumi. Air pada lautan tersebut asin dan tidak baik untuk diminum. Jumlah air di bumi digambarkan dengan model bola memiliki volume sekitar 332.500.000 mil kubik (mi3) atau 1,386 juta kilometer kubik (km3). Keberadaan air di bumi tidak pernah diam. Berkat siklus ...

Tiap-tiap tuturan Tuhan yang bersemayam di barisan ayat-ayat Al-Qur’an, tiada yang tidak mengandung unsur estetika. Di samping estetika, Tuhan juga mengendapkan esensi-esensi yang akan diketahui melalui telaah secara mendalam. Al-Qur’an yang sudah dutunkan berabad-abad yang lalu, tetap eksis hingga sekarang. Salah satu sebabnya adalah riset yang menunjukkan keabsahan Al-Qur’an dan ekuibilitasnya dengan ilmu pengetahuan, walau Al-Qur’an turun dimana istilah ‘teknologi’ ...

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa ilmu geologi adalah ilmu yang membahas tentang sifat-sifat dan bahan-bahan yang membentuk bumi. Tentang prosesnya, strukturnya di dalam maupun di atas permukaan bumi. Lalu, apakah dalam Al-Qur’an memuat tentang ilmu geologi? Bagaimana persepektif Al-Qur’an tentang geologi ? Ar-Ra’d ayat 3 وَهُوَ الَّذِي مَدَّ الأرْضَ “Dan dialah Tuan yang membentangkan bumi” Tafsir dari ayat ini ...

Dalam kitab suci al-Qur’an Allah SWT telah banyak menyebutkan nama-nama binatang. Baik hewan yang memiliki tulang belakang ataupun yang tidak memiliki tulang belakang, kemudian dari hewan yang berukuran kecil sampai yang besar. Umat islam meyakini bahwa Allah SWT menyebutkan nama-nama hewan tersebut sebagai pelajaran bagi manusia. Dan seiring dengan kemajuan zaman, telah banyak ilmuan yang meneliti hewan yang disebutkan dalam ...