Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Sumber ilmu dari segala ilmu pengetahuan umat Islam pasti tidak terlepas dari al-Qur’an. Siapapun orang yang membaca, menghayati, mempelajari dan mengamalkannya tidak akan pernah tersesat dari jalan yang diridhoi Allah. Fungsi mutlak al-Qur’an sebagai pemimbing dan pedoman bagi seluruh manusia. Apabila kita memperhatikan ayat demi ayat, al-Qur’an kaya akan petunjuk dan panduan agar kita menjadi manusia dengan pengertian  sebaik-baiknya secara ...

Sebagai seorang utusan, nabi Muhammad saw datang dengan menghadirkan bukti kenabiannya melalui risalah Al-Qur’an. Sehingga dapat dikatakan bahwa Al-Qur’an merupakan hasil riyadhah nabi saw selama proses spiritualnya menjadi insan kamil. Akan tetapi, Al-Qur’an sendiri bukan hasil riyadhah semata, bahkan lebih dari itu. Sebab Al-Qur’an sebagai wahyu Allah swt guna membimbing umat. Turunnya Al-Qur’an tentunya tidak luput dari konteks penerimanya, hal ...

Bagi sebagian umat Islam, cadar dianggap sebagai perintah Allah yang telah tercantum di dalam Kitab Suci Al-Qur’an. Namun banyak pula umat Islam berpendapat bahwa apapun justifikasi terhadap cadar di masa lalu, hal itu tidak mempunyai relevansi sama sekali dengan zaman modern. Sementara di kalangan umat Islam ortodoks, khususnya ulama, di sisi lain menganggap cadar bagi perempuan sebagai kebutuhan yang absolut ...

Sering kita temui beberapa pertanyaan mengenai perbedaan lebih utama man antara memakai cadar atau jilbab?. Beberapa diskusi publik juga sering menanggapi kegelisahan tersebut, salah satunya adalah FMTM (Forum Mahasiswa Tafsir Muhammadiyah). FMTM menggelar diskusi publik dengan tema “Jilbab dalam Konteks Indonesia: Perspektif Al-Qur’an, Budaya, Gender, dan Hukum di Indonesia”. Sebelum masuk pada pembahasan, kita ketahui terlebih dahulu bahwa antara jilbab ...

Pada awalnya, tulisan “ Melihat Konsep Manusia dalam Al-Qur’an” ini terinspirasi dari banyaknya kata yang digunakan dalam penyebutan manusia di Al-Qur’an. Lantas, bagaimanakah penyebutan al-Qur’an mengenai manusia dalam al-Qur’an dan bagaimana tafsirnya? Berikut adalah penjelasannya. Manusia Sebagai ‘Abd Allah Sebagai hamba Allah, manusia harus mengabdi kepada Allah sebagai Sang Pencipta. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat at-Taubah ayat ...

Jual-beli adalah suatu kegiatan tukar menukar barang dengan barang lain dengan tata cara tertentu. Dalam ajaran Islam kegiatan berbisnis  atau mencari nafkah lewat jual-beli sangat dianjurkan bagi pemeluknya. Hal ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan serta bekal dalam mengarungi bahtera hidup di dunia ini. Perniagaan dalam Islam memiliki aturan serta larangan-larangan tertentu yang harus dipenuhi jika itu syarat dan dijahuhi jika ...

Setidaknya di Indonesia sudah banyak Al-Qur’an dengan terjemah bahasa daerah. Dari tahun 2011 sampai 2015 Kemenag RI menyelenggarakan program penerjemah Al-Qur’an ke dalam sembilan bahasa daerah, bekerjasama dengan perguruan tinggi setempat. Seperti Al-Qur’an terjemah bahasa Makassar (Sulawesi Selatan), kerjasama dengan UIN Alauddin, bahasa Kaili (Sulawesi Tengah) kerjasama dengan IAIN Palu, bahasa Sasak (Nusa Tenggara Barat) kerjasama dengan UIN Mataram, bahasa ...

Tidak ada yang hadir begitu saja, tanpa penyebab yang menjadi pendahuluan dan tanpa tujuan yang menjadi haluan. Demikian pula dengan Al-Qur’an dan Terjemahannya: Edisi Penyempurnaan 2019. Dokumen resmi yang menggambarkan apa pendahuluan dan apa haluan terjemahan Al-Qur’an tersebut tercantum pada “Sambutan Menteri Agama Republik Indonesia” oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin di halaman ii dan “Pengantar Kepala Lajanah Penshihan ...

Istilah pluralisme dalam filsafat berawal dari perdebatan awal dan sangat klasik dalam filsafat yang memperdebatkan jawaban pertanyaan: Berapa dasar dari alam semesta yang tampak banyak dan beragam ini? Jawaban yang muncul ada tiga. Pertama, dasarnya hanya satu dan disebut monisme. Maksudnya, dari satu menjadi dua dan menjadi banyak dan beragam. Kedua, dasarnya ada dua karena satu tidak mungkin menghasilkan apa-apa. ...

Kata ummah sudah berkesan jamak karena makna kata tersebut mencakup bukan hanya satu individu, tetapi sekelompok orang. Bahkan ketika disebut umat manusia, maka itu berarti mencakup semua manusia dari manusia pertama hingga manusia terakhir di muka bumi, bukan hanya sekelompok manusia. Hal itu sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an dalam potongan QS. Al-An’am/6: 38: Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi ...