Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Pemikiran ekonomi Islam merupakan sistem pemikiran ekonomi yang hukum dan aturan kegiatannya di dasarkan pada konsep syariah(agama Islam) itu sendiri dengan landaasan al-Quran dan hadis sebagai pedoman penentuan hukumnya. Dalam lintasan sejarah perkembangan pemikiran ekonomi Islam pada abad ke-II, banyak sekali melahirkan para tokoh-tokoh pemikir Islam yang ikut berperan dalam pengembangan dan penyebaran pemikiran ekonomi Islam salah satunya adalah Abu ...

Buku “Islam, Otoritarianisme, dan Ketertinggalan” karya Amhet T. Kuru, betapapun terhitung masih hangat (terbit tiga tahun lalu, 2019, di New York, Amerika Serikat, edisi bahasa Indonesia tahun 2020), namun karena pernah ramai dibicarakan di kalangan tertentu, jadinya jika dibaca saat sekarang ini, rasanya benar-benar terlambat. Namun ada yang menarik dari buku itu. Yakni pada bagian awal-awal, Ahmet mengutip Weber yang ...

Ketika para malaikat mengajukan sebuah pertanyaan, sebagaimana yang tercantum dalam Q.S. al-Baqarah (2) ayat 30: “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?”. Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.“ ...

Memperhatikan realitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tampaknya radikalisme dan terorisme masih menjadi ‘momok’ yang kian menakutkan. Pada tanggal 28 maret 2021 lalu, tepatnya pukul 10.28 Wita menjelang perayaan paskah, masyarakat kembali dikejutkan dengan bombunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Ini merupakan kejahatan yang sangat keji yang kembali dilakukan oleh orang-orang dengan pemahaman agama yang sempit. Menurut Donald ...

Pada tulisan bagian pertama, penulis hanya menyajikan cover-cover dari tafsir al-Huda bermulai dari biografinya, kemudian karakteristiknya, cakupan pembahasannya dan lain sebagainya. Namun, kali ini penulis lebih cenderung untuk memperkenalkan artikulasi ajaran Islam yang kita dapatkan dari penggunaan simbol bahasa dalam Khazanah Jawa yang terdapat di Tafsir al-Huda ini. Penggunaan kata sapaan Khas Jawa dalam Tafsir al-Huda Kalau kita menelisik di ...

Tafsir merupakan produk pemikiran yang berciri khas insani, maka tidak heran jika tafsir sulit dipisahkan dari karakter mufasirnya. Bahkan corak sebuah tafsir akan berpengaruh dari faktor-faktor individu mufasir baik secara sosiologi maupun secara antropologi. Bahkan pengaruh sehalus apapun bisa masuk dan mempengaruhi pemikiran tafsir seorang ulama. Berangkat dari fakta tersebut, penafsiran dengan berbagai coraknya tentu diharapkan dapat mengembangkan suatu pandangan ...

Bagi sebagian besar masyarakat islam Indonesia, memahami Al-Qur’an  dari bahasa aslinya (baca:Arab) tidaklah mudah. Maka dari itu mereka membutuhkan terjemahan untuk memahami al-Qur’an.  Namun, untuk memahami al-Qur’an lebih dalam, “terjemahan” saja tidaklah cukup, mereka memerlukan tafsir al-Qur’an. Dari sinilah kemudian para ulama Indonesia menulis kitab tafsir al-Qur’an berbahasa Indonesia. Usaha semacam ini dimaksudkan untuk memfasilitasi umat islam Indonesia yang ingin ...

Rabu, 25 Maret 2015, K.H. Moqsith Ghazali pernah menjadi panelis dalam forum Sekolah ICRP Megawati Institute, mengulas tradisi seksual dalam Islam dengan tema “Teks Erotis dalam Agama-agama”, bersama Dr. Saraswati Dewi Putri, dosen filsafat Universitas Indonesia. Membicarakan seksualitas, demikian Kiai Moqsith, begitu tabu di kalangan umat Islam. Sebab sumber utama ajaran Islam, yakni al-Quran dan hadis tidak pernah membahas masalah ...

Menghidupkan kembali (H.O.S) Tjokro(aminoto) di masa sekarang bukanlah perkara mudah. Bukan jasadnya, tapi pikiran-pikirannya, kepribadiannya, juga tindakan-tindakannya. Salah satu upaya menghidupkan Tjokro adalah dengan menuliskan atau terus-menerus merefleksi pikiran-pikiran Tjokro. Seperti yang dilakukan oleh Kasman McTutu dengan menerbitkan sebuah buku berjudul “Reinventing Tjokro: Meneroka Ulang Serpih Adicita Jang Oetama”. Buku itu adalah kumpulan esai yang awalnya terserak baik di media ...

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”(QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56) Sementara orang, menganggap bahwa ibadah itu untuk memuliakan dan mengagungkan Tuhan. Kalau demikian, berarti jika seluruh ataukah sebagian manusia tidak menyembah, Tuhan tidak akan menjadi mulia? Murtadha Muthahhari menolak anggapan seperti itu. Ibadah dilakukan bukan demi kepentingan Tuhan, tetapi demi hamba itu sendiri. Ketika seorang ...