Tanwir.ID Kanal Tafsir Berkemajuan

Berbagai model dan metode penafsiran terhadap al-Qur’an yang muncul sepanjang sejarah umat Islam merupakan salah satu bentuk upaya membuka dan menyingkap pesan-pesan teks secara optimal sesuai dengan kemampuan dan kondisi sosial sang mufasir. Telah banyak ulama-ulama tafsir yang mencoba menafsirkan Al-Qur’an hingga terciptanya kitab-kitab tafsir sampai saat ini. Baik kitab-kitab tafsir karya ulama-ulama Timur Tengah hingga kitab tafsir hasil karya ...

Hubungan erat yang terjalin antara pembelajar Nusantara dengan Ulama Timur Tengah memiliki proses-proses sejarah yang sangat kompleks. Hubungan yang berlangsung saat itu adalah hasil interaksi panjang, dan dapat dilacak sejak awal kedatangan dan penyebaran Islam di Nusantara sampai kurun waktu yang sangat panjang (antiquity). Yakni sejak adanya interaksi kaum Muslim Timur Tengah dengan Nusantara sampai Abad 18 akhir. Awalnya, hubungan ...

Hamid Algar membedakan antara Salafi dan Wahhabi dalam dua hal: “Pertama, kaum Salafi lebih menekankan persuasi dari pada pemaksaan dalam rangka mengajak kaum muslim untuk menerima pandangan mereka. Kedua, kaum Salafi memiliki kesadaran dan pengetahuan mengenai krisis politik dan sosial-ekonomi yang melanda dunia Islam.” (hal. 61) Perbedaan Ibnu Abdul Wahhab dan Ibnu Taimiyah Memang dalam riwayatnya, Ibnu Abdul Wahhab menghabiskan ...

Tafsir al-Barru merupakan sebuah maha karya dari seseorang yang kagum dan terpukau akan pesona al-Quran. Ia mengaku, bahwa dirinya hanyalah seorang pembaca awam. Namanya adalah Muhammad Rusli Malik. Hadirnya kitab luar biasa ini dilatar belakangi beberapa faktor. Dalam keilmuan hadis, membahas latar belakang sebuah kitab hadis terbilang urgent sebelum menelusuri lebih jauh isinya. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa latar belakang ...

Delapan belas tahun yang lalu, Hamid Algar menunjukkan ketidaksukaannya kepada Wahhabisme dalam sebuah buku tipis. “Wahhabism: A Critical Essay”, begitulah buku itu diberi judul. Dialih bahasa ke dalam edisi cetak bahasa Indonesia oleh Yayasan Paramadina tahun 2008. Versi digital diterbitkan oleh Democracy Project tahun 2011, dengan judul “Wahhabisme: Sebuah Tinjauan Kritis”. Pihak Yayasan Paramadina dalam pengantarnya memuji buku ini: “Inilah ...

Biografi Penulis: K.H. Ahmad Sanusi Ahmad Sanusi lahir pada malam Jum’at, tanggal 12 Muharram 1306 H bertepatan dengan tanggal 18 September 1888 di Desa Cantayan, Onderdistrik Cikembar, Distrik Cibadak, Afdeeling Sukabumi. Ahmad Sanusi merupakan anak ketiga dari delapan bersaudara. Ayahnya bernama K.H Abdurrahim bin H. Yasin (Ajengan Cantayan, Pemimpin Pondok Pesantren Cantayan). Silsilah keturunan K.H Ahmad Sanusi adalah keturunan dari ...

Segala yang ada di alam ini memiliki bahan baku. Tak ada sesuatu yang tercipta tanpa bahan baku. Bahan baku adalah sebab dari terciptanya wujud yang lain. Pesawat adalah wujud dari bahan baku besi, plastik, campuran baja dan lain sebagainya. Besi dari mana, dan plastik dari mana? Sains hanya akan melihatnya parsial. Tetapi filsafat akan terus mengejar hubungan sebab-akibat itu sampai ...

Pemeluk agama, kata Dawkins, layaknya serdadu yang mematuhi perintah sang komandan, sekalipun perintah yang tak masuk akal. Karena inti agama adalah ketaatan terhadap person yang tidak kelihatan. Agama dan Pemaksaan Jadilah agama itu barang yang dibenci Dawkins. Soalnya, jika realitas bertentangan dengan agama, yang dikoreksi adalah realitasnya, bukan agamanya. Mari kita lihat apa yang dikatakan Dawkins pada halaman 375: “Kebenaran ...

Wabah Covid-19 ternyata tidak saja membuat sains ramai diperbincangkan, tetapi juga turut melahirkan narasi gugatan terhadap agama, yang pada gilirannya terhadap Tuhan. Gugatan itu sesungguhnya tidaklah sungguh-sungguh. Ini hanya sebagai wacana yang dihidupkan dan dimaksudkan untuk menantang kita agar ikut serta memberi sumbangan pemikiran; benarkah agama harus menyerah di hadapan sains? Salah satu yang sempat mencuat adalah tampilnya kembali buku ...

Buku berjudul Belajar Bersahabat ini ditulis oleh Ahmad Mahmud Faraj. Ini merupakan terjemahan dari bukunya yang berjudul Kayfa Taj’al al-Nas Yuhibbunak. Dalam karyanya yang telah diterjemahkan oleh Shofia ini, terlihat bahwa penulis menguraikan dengan sangat sederhana namun mendalam tentang bagaimana seharusnya seorang Muslim bersikap dalam kehidupan yang fana ini, khususnya bagi mereka yang mengaku sebagai garda terdepan pembela Islam. Bagi ...