Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Penafsiran terhadap Al-Qur’an terus dilakukan, seiring dengan perkembangan zaman dan problematika baru yang menyertainya. Metode dan pendekatan dalam penafsiranpun terus berkembang. Pada periode klasik, para ulama menggunakan metode tahlili dengan pendekatan tekstual dalam menafsirkan Al-Qur’an. Seiring berkembangnya zaman, metode itu dirasa tidak mampu menghasilkan penafsiran yang mampu berdialog dengan zaman. Maka dari itu, ulama kontemporer menggunakan metode tematik dengan pendekatan ...

Dalam satu dekade terakhir, Indonesia tengah digoyangkan oleh beberapa kelompok yang sengaja “menggerogoti” pilar-pilar kebangsaan ini. Pekikan suara “takbir”, “tegakkan khilafah”, “tegakkan syariat” menjadi rentetan terminologi yang acap kali kita dengarkan dalam beberapa tahun terakhir. Anehnya, beberapa masyarakat Indonesia terbuai dengan seruan tersebut. Bahkan, kelompok-kelompok tersebut terus berupaya membenturkan dan mengontradiksikan antara agama vis-a-vis negara. Oleh karenanya, maka dirasa perlu ...

Judul Buku         : Survival Strategy Pesantren Pasca Bom Bali Penulis                : Hanik Yuni Alfiyah, Muhammad Fahmi, Asnal Mala Penerbit             : Bitread Publishing Tahun Terbit      : 2020 Tebal                   : 168 ISBN                    : 978-623-224-436-8 Sebagai destinasi wisata, Pulau Bali menyimpan segudang panorama alam dan sosial yang menarik untuk dieksplorasi lebih jauh. Umat Hindu Bali sangat kental akan kultur religiusitasnya. Hal ini menjadi ...

Hermeneutika sebagai kajian bahasa dan pemahaman (meaning), memberikan ruang baru untuk menginterpretasi Al-Qur’an agar menyesuaikan konteks kehidupan kekinian. Maka, hermeneutika sebagai salah satu perangkat dalam memahami makna literal dan signifikasi kandungan Al-Qur’an.[1]  Dalam hal ini, kita akan mengkaji pemikiran Nasr Hamid Abu Zaid yang memiliki ciri khusus dalam merumuskan aplikasi hermeneutika dalam memaknai kandungan ayat Al-Qur’an. Dalam memahami makna dan ...

Kerukunan bukan sekadar menjadi pembicaraan seminar atau wacana, akan tetapi telah menjadi bagian integral dari masyarakat Indonesia. Realitas yang demikian ini terkadang luput dari pengamatan publik. Sebagian pengamat luar negeri hanya melihat secara parsial terhadap kerukunan beragama di negeri ini. Mereka hanya mendengar, melihat secara statistik, membaca laporan tentang kerukunan dari sumber-sumber yang sengaja hendak meletakkan Indonesia sebagai negara yang ...

Dalam rangka menyambut milad 1 tahun, tanwir.id mengadakan webinar tafsir dengan tema “Pengarusutamaan Tafsir Maqashidi di Dunia Digital”. Acara ini mengundang dua narasumber ahli, Prof. Abdul Mustaqim, guru besar ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Dr. Hamim Ilyas, wakil ketua majlis tarjih pp Muhammadiyyah. Tafsir Maqashidi dan Media Digital Belakangan ini, tafsir maqashidi mulai marak didiskusikan. Namun, banyak pula yang belum ...

Pada abad ke-20an lahir sebuah karya tafsir dari tangan seorang ilmuwan kelahiran Syiria, yakni Syekh Ali ash-Shabuni. Nama lengkapnya adalah Muhammad Ali Ibn Ali Ibn Jamil ash-Shabuni. Ia lahir di kota Helb, Syiria pada tahun 1928 M/ 1347 H. Ia merupakan seorang ulama dan ahli tafsir yang terkenal dengan keluasan dan kedalaman ilmu serta sifat wara‐nya. Ia merupakan ulama yang ...

Pemikiran ekonomi Islam merupakan sistem pemikiran ekonomi yang hukum dan aturan kegiatannya di dasarkan pada konsep syariah(agama Islam) itu sendiri dengan landaasan al-Quran dan hadis sebagai pedoman penentuan hukumnya. Dalam lintasan sejarah perkembangan pemikiran ekonomi Islam pada abad ke-II, banyak sekali melahirkan para tokoh-tokoh pemikir Islam yang ikut berperan dalam pengembangan dan penyebaran pemikiran ekonomi Islam salah satunya adalah Abu ...

Buku “Islam, Otoritarianisme, dan Ketertinggalan” karya Amhet T. Kuru, betapapun terhitung masih hangat (terbit tiga tahun lalu, 2019, di New York, Amerika Serikat, edisi bahasa Indonesia tahun 2020), namun karena pernah ramai dibicarakan di kalangan tertentu, jadinya jika dibaca saat sekarang ini, rasanya benar-benar terlambat. Namun ada yang menarik dari buku itu. Yakni pada bagian awal-awal, Ahmet mengutip Weber yang ...

Ketika para malaikat mengajukan sebuah pertanyaan, sebagaimana yang tercantum dalam Q.S. al-Baqarah (2) ayat 30: “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?”. Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.“ ...