Tanwir.ID Kanal Tafsir Berkemajuan

Berbagai model dan metode penafsiran terhadap al-Qur’an yang muncul sepanjang sejarah umat Islam merupakan salah satu bentuk upaya membuka dan menyingkap pesan-pesan teks secara optimal sesuai dengan kemampuan dan kondisi sosial sang mufasir. Telah banyak ulama-ulama tafsir yang mencoba menafsirkan Al-Qur’an hingga terciptanya kitab-kitab tafsir sampai saat ini. Baik kitab-kitab tafsir karya ulama-ulama Timur Tengah hingga kitab tafsir hasil karya ...

Tatkala Abu Hurairah ra. menjadi sahabat Rasulullah saw, ia mendapatkan keutamaan yang terus bertambah. Abu Hurairah mendapat pahala sebagai sahabat Rasulullah dan secara otomatis menempel dalam dirinya sifat ‘adalah (adil), sebagaimana yang telah ditetapkan Allah dalam al-Quran dan dalam hadis-hadis Rasulullah yang mulia. Ketika kita menolak, itu sama saja telah menolak al-Quran dan hadis yang shahih serta ijma’ salaf al-shalih. ...

Hubungan erat yang terjalin antara pembelajar Nusantara dengan Ulama Timur Tengah memiliki proses-proses sejarah yang sangat kompleks. Hubungan yang berlangsung saat itu adalah hasil interaksi panjang, dan dapat dilacak sejak awal kedatangan dan penyebaran Islam di Nusantara sampai kurun waktu yang sangat panjang (antiquity). Yakni sejak adanya interaksi kaum Muslim Timur Tengah dengan Nusantara sampai Abad 18 akhir. Awalnya, hubungan ...

Hamid Algar membedakan antara Salafi dan Wahhabi dalam dua hal: “Pertama, kaum Salafi lebih menekankan persuasi dari pada pemaksaan dalam rangka mengajak kaum muslim untuk menerima pandangan mereka. Kedua, kaum Salafi memiliki kesadaran dan pengetahuan mengenai krisis politik dan sosial-ekonomi yang melanda dunia Islam.” (hal. 61) Perbedaan Ibnu Abdul Wahhab dan Ibnu Taimiyah Memang dalam riwayatnya, Ibnu Abdul Wahhab menghabiskan ...

Hadis merupakan sumber hukum dalam Islam yang di dalamnya terdapat 2 komponen penting yang meski diketahui. Ada sanad dan matn. Tatkala sedang membaca hadis, tak jarang kita menemukan nama Abu Hurairah pada penggalan sanad hadis yang disandingkan dengan Rasulullah. Karena tidak dapat dipungkiri, panjangnya rangkaian sanad pada satu hadis membuat para penulis buku atau artikel yang di dalamnya terdapat hadis ...

Awal abad ke-17 M, Indonesia memiliki sejarah penting dalam kajian hadis. Pasalnya, pada saat itu terjadi perkembangan yang luar biasa dalam kajian hadis di Indonesia. Hal ini dapat kita lihat dari adanya kitab hadis karya Nur al-Din al-Raniri dengan judul Hidayat al-Habib fi al-Targhib wa al-Tarhib. Ada juga ‘Abdul Rau’uf al-Sinkili, al-Tarmasi, al-Fansuri, dan Nawawi al-Bantani.  Mereka semua merupakan ulama ...

Tafsir al-Barru merupakan sebuah maha karya dari seseorang yang kagum dan terpukau akan pesona al-Quran. Ia mengaku, bahwa dirinya hanyalah seorang pembaca awam. Namanya adalah Muhammad Rusli Malik. Hadirnya kitab luar biasa ini dilatar belakangi beberapa faktor. Dalam keilmuan hadis, membahas latar belakang sebuah kitab hadis terbilang urgent sebelum menelusuri lebih jauh isinya. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa latar belakang ...

Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Begitulah kemudian nama tersebut lebih dikenal sebagai HAMKA. Lahir di Sungai Batang, Sumatera Barat pada 17 Februari 1908. Ia adalah seorang ulama, sastrawan, wartawan, budayawan, politisi, pengajar, dan juga seorang mufassir yang berhasil menerangkan makna al-Qur’an dengan “Tafsir Al-Azhar”-nya. Namun, tak hanya “Al-Azhar” itu yang terkenang dalam kisah panjang hidup HAMKA, setidaknya ada dua lagi ...

Biografi Mahmud Yunus dilahirkan pada tanggal 10 Februari 1899 Masehi. Bertepatan dengan tanggal 30 Ramadhan 1316 Hijriyah di desa Sungayang, Batu Sangkar, Sumatera Barat. Tahun kelahirannya bersamaan dengan dicetuskannya politik etis atau lebih dikenal oleh masyarakat dengan zaman politik balas budi dari pemerintah kolonial Belanda. Upaya balas budi terhadap masyarakat Indonesia dilakukan melalui jalur pendidikan. Meskipun secara yuridis formal sudah ...

Delapan belas tahun yang lalu, Hamid Algar menunjukkan ketidaksukaannya kepada Wahhabisme dalam sebuah buku tipis. “Wahhabism: A Critical Essay”, begitulah buku itu diberi judul. Dialih bahasa ke dalam edisi cetak bahasa Indonesia oleh Yayasan Paramadina tahun 2008. Versi digital diterbitkan oleh Democracy Project tahun 2011, dengan judul “Wahhabisme: Sebuah Tinjauan Kritis”. Pihak Yayasan Paramadina dalam pengantarnya memuji buku ini: “Inilah ...