Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Sebagai pemimpin umat Islam, Rasulullah SAW menunjukkan sikap hormat dan kesetaraan terhadap perempuan dalam segala aspek kehidupan. Beliau tidak hanya memberikan hak-hak yang adil bagi perempuan. Tetapi juga mendorong partisipasi mereka dalam berbagai aktivitas sosial, ekonomi, dan politik. Rasulullah SAW memberi contoh bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam masyarakat. Pada masa Jahiliyah, perempuan dianggap sebagai objek dan bukan ...

Zaman sekarang di kalangan masyarakat kata pelecehan seksual bukan lagi hal yang tabu. Namun, istilah catcalling jarang diketahui padahal menjadi hal yang cukup familiar terjadi. Fenomena catcalling atau dikenal dengan pelecehan seksual secara verbal; menjadi bentuk pelecehan yang paling sering dialami oleh masyarakat, terkhusus lagi di kalangan remaja, yakni pelajar dan mahasiswa. Biasanya dilakukan oleh segerombol atau seorang laki-laki dan ...

Pembebasan Perempuan Menurut Abdul Aziz Ast-Tsa‘alabi Abdul Aziz Ast-Tsa‘alabi memandang pembebasan perempuan sebagai bagian penting dari proses reformasi dalam masyarakat Muslim. Menurutnya, banyak praktik yang membatasi hak-hak perempuan bukan berasal dari ajaran Islam yang asli, tetapi dari pengaruh budaya asing yang menyusup ke dalam tradisi Islam. Selanjutnya ia mengkritik interpretasi yang kaku dan konservatif terhadap teks-teks agama yang sering kali ...

Haji Wada’; yang dikenal sebagai Haji Perpisahan, adalah ibadah haji terakhir yang dilakukan oleh Nabi Muhammad pada tahun 10 H/632 M. Peristiwa ini tidak hanya menjadi penutup dari misi kenabian. Akan tetapi juga momen penting yang penuh dengan pesan-pesan moral dan spiritual bagi umat Islam. Lebih dari 100.000 Muslim ikut serta dalam perjalanan ini; berkumpul di Mekkah untuk melaksanakan semua ...

Hari Arafah: Lebih dari Sekedar Ritual Keagamaan Ali Shariati, seorang intelektual Iran yang terkenal, memandang Hari Arafah sebagai lebih dari sekedar ritual keagamaan. Ia melihatnya sebagai simbol pencarian spiritual dan intelektual manusia. Bagi Shariati, wuquf di Arafah adalah momen introspeksi, di mana umat Islam berdiri di hadapan Tuhan, mengakui kelemahan dan dosa, serta mencari pengampunan dan perbaikan diri. Ini adalah ...

Tertawa terbahak-bahak adalah tertawa dengan suara keras dan besar. Tertawa semacam ini biasa dilakukan oleh seseorang untuk mengambil perhatian orang lain dan agar dirinya dikagumi orang lain. Selain itu tertawa semacam ini juga berpotensi mengganggu orang disekitarnya. Dalam Islam tertawa terbahak-bahak dihukumi makruh (dibenci). Rasululallah SAW sendiri tidak pernah tertawa, hanya tersenyum dan menolehkan wajah dengan penuh. (Ja’far, Auf, Mas’ud, ...

Sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, etnis, agama, dan ras, sekaligus negara dengan warga Muslim terbanyak di dunia. Sudah sepatutnya masyarakat kita belajar dan paham bahwa hikmah dari penciptaan manusia yang beragam merupakan sunnatullah. Karenanya, berbagai tindakan rasis merupakan suatu sikap yang tidak sesuai dengan fitrah manusia itu sendiri. Dalam konteks sosial, antirasisme harus digalakkan demi keharmonisan dan kerukunan bersama. ...

Al-Qur’an, kitab suci umat Islam, tidak hanya berisi panduan spiritual dan moral, tetapi juga menawarkan wawasan mendalam tentang peradaban manusia. Di dalam ayat-ayatnya, terkandung petunjuk dan prinsip-prinsip universal yang dapat mengantarkan manusia menuju kemajuan dan kedamaian. Salah satu tema sentral dalam Al-Qur’an terkait peradaban adalah konsep fitrah. Manusia diciptakan dengan fitrah yang bersih dan berpotensi untuk mencapai kebahagiaan dan kejayaan. ...

Al-Qur’an merupakan kitab suci yang diturunkan oleh allah kepada nabi muhammad melalui perantara Jibril untuk menjadi pedoman bagi umat manusia. Kala itu diturunkan kepada bangsa Arab, yang notabennya pandai dalam bersyair dengan nazm. Sehingga Al-Qur’an yang merupakan rangkaian dari bahasa-bahasa, memiliki potensi dikatakan sebagai ciptaan manusia atau bahkan ditentang oleh ahli syair bangsa Arab. Sejarah menyebutkan Nabi selalu dituduh sebagai ...

Memaafkan bukanlah tindakan melegalkan kesalahan seseorang, bukan pula menunjukkan kelemahan pemberi maaf. Memberi maaf kepada siapapun yang meninggalkan jejak rasa sakit di hati, tidak harus dilakukan setelah mendapatkan permohonan maaf. Akan tetapi, memaafkan dapat dilakukan atas dasar inisiatif diri sendiri sebagai upaya melapangkan dan membesarkan hati. Begini impak memaafkan bagi kesehatan diri manusia. Perintah Memaafkan dalam Al-Qur’an Sebagai salah satu ...