Tanwir.ID Kanal Tafsir Mencerahkan

Teori projecting back adalah salah satu teori dalam diskursus ilmu hadis yang dikemukakan oleh seorang orientalis berkebangsaan Jerman, Joseph Schacht. Sebelum masuk pada pembahasan inti, ada baiknya jika kita terlebih dahulu berkenalan dengan seorang Schacht. Ia adalah tokoh yang sempat menggegerkan dunia Islam. Joseph Schacht Joseph Schacht lahir pada 15 Maret 1902 M. Ayahnya bernama Edward Schacht, seorang penganut agama ...

Sebagai rujukan primer umat Islam, Al-Qur’an dan hadis mendapatkan perhatian serius bagi para ulama dan intelektual. Akan tetapi, hadis berbeda dengan Al-Qur’an, sebab mesti melalui beberapa tahap uji, baik secara kuantitas maupun kualitas. Tidak heran kemudian, apabila banyak juga hadis disangsikan kebenarannya. Sebab tidak memenuhi kriteria-kriteria tertentu yang telah ditentukan oleh ulama hadis baik secara kuantitas maupun kualitas, termasuk hadis ...

Tulisan ini berangkat dari tesis Richard Dawkins seorang ahli biologi evolusi asal Inggris. Dalam buku terakhirnya berjudul Outgrowing God, Dawkins mengemukakan bahwasannya agama adalah sisa-sisa dari masa kanak-kanak manusia sebelum peradaban mereka maju. Istilah “outgrowing” artinya adalah tumbuh dewasa melampaui tahap ketidak-dewasaan. Argumentasi tersebut merupakan kritik Dawkins terhadap orang beragama. Maka tak heran bila pemikirannya banyak diadopsi oleh para new ...

Di tengah-tengah perdebatan hadir sosok Kuntowijoyo dengan teori ilmu integral sebagai sintesis dari tesis (ilmu sekuler) dan anti-tesis (islamisasi ilmu). Teorinya berangkat dari pendekatan sintetik-analitik bahwasannya al-Qur’an memuat teori sebagai konsep dasar dan kisah/sejarah sebagai amtsal. Teori itu kemudian kita pahami sebagai teks, sedangkan amtsal kita pahami sebagai konteks. Dalam buku Islam sebagai ilmu Kuntowijoyo sebenarnya hendak menegaskan bahwasannya kita ...

Al-Qur’an Selalu Relevan! Al-Qur’an sebagai kitab suci dan pedoman bagi umat Islam sekaligus petunjuk bagi seluruh manusia pada hakikatnya tak akan musnah ditelan zaman atau hilang dan berganti dengan pedoman yang baru. Keotentikan dan kelayakan al-Qur’an di segala medan dan kondisi telah tersertifikasi langsung oleh yang Maha Uji. Kita hanya perlu mempelajari, memahami, serta mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya. ...