Tanwir.ID Kanal Tafsir Berkemajuan

Dalam memahami Islam, kata kunci yang tak bisa diabaikan adalah kemanusiaan. Islam hadir memberi perlindungan atas dasar sisi manusianya. Misalnya, konsep zakat yang diterapkan Islam hakikatnya sebagai sindiran kepada kehidupan orang yang mampu, agar memberi nafas pada orang yang lemah meskipun sekali dalam setahun. Begitupun sedekah agar ada tali kasih yang tersambung kapanpun dan di manapun untuk berbagi. Konsep berpikir itulah, ...

Dalam kenyataan hidup kita akan selalu menemukan dan berhadapan dengan keragaman, termasuk perbedaan keyakinan. Hanya saja, apakah keyakinan kita yang berbeda itu membuat kita terusik, atau memaksa orang lain untuk meyakini agama yang kita anggap benar atau justru membiarkan saja? Jika hal seperti ini mengusik benak kita, maka kita akan mendapatkan jawabannya pada QS Yunus [10]: 99 sebagai berikut: Dan ...

Kedatangan Islam atas jasa perjuangan Nabi Saw tak lain kecuali untuk memberi perlindungan, mengayomi, dan mengangkat harkat-martabat manusia. Upaya itu dilakukan dengan adanya hukum/syariat, ada larangan, perintah hingga yang sifatnya anjuran. Menurut al Shatibi, selain Islam datang menjadi pedoman manusia, ia juga memberi hak dan perlindungan dalam kehidupannya. Salah satu bentuk perlindungan harkat dan martabat manusia yaitu Islam telah menutup rapat ...

Manusia mendapatkan mandat yang istimewa di sisi Allah. Keistimewaan itu salah satunya karena ada potensi besar untuk berpikir, memahami dan merenungi apa yang terjadi dalam kehidupannya. Bahkan dengan pikirannya ia mampu untuk menciptakan pengetahuan, peradaban dan kebudayaan yang itu semua hanya bisa dilakukan oleh manusia. Kemampuan ini pula, alasan manusia dinyatakan oleh Allah sebagai ahsani taqwiim (makhluk sempurna). Akal Sebagai ...

Ulama sebagaimana umumnya dipahami adalah pembawa estafet kenabian (waratsatu al anbiyaa). Apa yang disebut pewaris adalah orang yang berhak mendapatkan dan melanjutkan warisan tersebut. Nabi Saw. adalah lentera kehidupan di balik bayang gelap hidup manusia, membawa risalah Tuhan untuk mengajak pada tauhid, memberi penghormatan pada kemanusiaan dan sebagai referensi beragama. Menjadi ulama bukanlah perkara mudah. Di sana ada suara Nabi ...

Dalam catatannya John Esposito menuturkan bahwa Nabi Muhammad tak sekedar Nabi dan Rasul. Tapi ia adalah sosok pemberani dan teladan yang membangkitkan peradaban besar dunia. Satu dari sekian banyaknya testimoni ilmuan dan tokoh non muslim mengakui keteladanan dan figur Nabi Saw tak lain karena rekam jejak perjuangan kemanusiaan dan terpenting laku katanya selalu beriringan. Pantaslah Aisyah mengatakan Nabi Saw. cerminan ...

Dalam al-Qur’an kata iman kerap beriringan dengan amal shaleh. Iman sebagai suara hati tentang keyakinan (tashdiiq bi al qalb) yang tak bisa disaksikan dengan indrawi tapi butuh bentuk nyata, ibadah nyata atau kesalehan sosial (amalun bi al arkaan). Singkatnya, iman tak sempurna tanpa amalan, begitupun amalan tak cukup jika tak didasari dengan iman. Misalnya, Allah tegaskan pada QS al-‘Ashr ayat ...

Secara naluri manusia pasti mengharapkan kebahagiaan dalam hidup. Pantaslah doa setiap hari yang dipanjatkan berilah kebahagiaan di dunia terlebih di akhirat. Hanya saja, cara manusia untuk ingin bahagia kerap diisyaratkan dengan jabatan dan kekayaan. Dan itu cukup keliru. Kekayaan dan jabatan bukan jaminan manusia akan kebahagiaan. Tapi jaminan akan merasakan kesenangan itu pasti. Orang yang punya banyak harta, ia bisa ...

Kehadiran Nabi SAW di tengah ruang kehidupan manusia menjadi lentera yang memberi sinar pada setiap gelapnya titah laku manusia. Lentera itu berwujud dalam laku dan katanya sebagai sumber keteladanan umat manusia kapan dan di mana-pun meskipun ia sudah tiada. Pantaslah Ahmad Dahlan berpetuah ketika menyadari bahwa Nabi SAW sudah tiada, maka kewajiban kita adalah menghidupkan keteladanannya.  Itu sebabnya, keyword  utama ...

Salah satu “dosa” sosial adalah kerap menaruh kecurigaan atau yang biasa disebut dengan prasangka buruk. Prasangka tak lain adalah dugaan seseorang pada sesuatu yang belum pasti kebenaran dan kenyataannya. Karena itu, prasangka buruk berarti menabuh keburukan dan kesalahan orang lain dalam diri pada sesuatu yang belum jelas kebenarannya. Dan tentunya ini sangat tidak dibenarkan. Tak baiknya prasangka buruk ini, Allah ...